Search and Hit Enter

Dark Web, Dunia Gelap yang Harus Anda Tahu

Seiring dengan boomingnya berita mengenai pembobolan data dari Tokopedia, muncul pula terminologi yang ikut ngetren yaitu Dark Web.

Di bawah ini saya sajikan sekilas info mengenai Dark Web yang sebagian besar informasinya bersumber dari Darren Guccione, CSO Asean. Biar Kupasian tidak kagok mengikuti berita tentang Tokopedia.

Dark Web sesungguhnya bagian dari dunia internet. Namun bagian ini tidak dapat diakses oleh mesin pencari biasa yang umum digunakan, seperti Google atau Yahoo. Untuk memasuki dunia ini memerlukan mesin penjelajah (browser) khusus.

Tidak ada yang tahu persis berapa banyak penghuni Dark Web, namun diperkirakan hanya 5% dari total penghuni dunia internet. Dari jumlah itu juga tidak semuanya terkait dengan tindak kejahatan.

Tidak salah jika Anda menduga bahwa Dark Web merupakan bagian internet yang seringkali digunakan untuk melakukan kejahatan. Di dunia ini Anda dapat membeli sejumlah nomor kartu kredit, obat-obatan terlarang, uang palsu, dan software untuk menerobos computer milik pihak lain secara tidak sah tentunya. Di sini anda dapat membeli kartu kredit dengan plafon hingga 50.000 USD hanya dengan biaya 500 USD atau membeli 7 kartu debit masing-masing dengan saldo 2.500 USD hanya dengan 500 USD (termasuk ongkos kirim).

Namun demikian, tidak seluruhnya dunia ini berisi “kejahatan”, terdapat juga kumpulan pecatur atau Facebook ala Tor. Hasil penelitian Daniel Moore dan Thomas Ridge dari King’s College menyimpulkan bahwa pada tahun 2015 dunia Dark Web berisi sekitar 2.723 situs yang aktif dan 57% di antaranya mengandung kejahatan.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Michael McGuires dari Univestity of Surrey menunjukkan bahwa terjadi perkembangan yang memburuk. Jumlah situs yang dapat membahayakan sebuah perusahaan menunjukkan peningkatan sebesar 20% sejak 2016. Dari seluruhnya situs tersebut, 60% di antaranya berpotensi membahayakan perusahaan.

Selain istilah Dark Web terdapat juga istilah Deep Web. Keduanya berbeda. Deep Web berarti bagian dari dunia internet yang tidak dapat disentuh mesin pencari, termasuk mbah Google berisikan segala sesuatu di balik paywall (OVO, Gopay, Linkaja dbs) dan konten lain yang memerlukan ijin khusus untuk memasukinya. Deep Weeb juga termasuk konten yang telah di-block oleh pemiliknya dari kemungkinan di-index mesin pencari. Medical record, , konten fee-based, dan we penggajian sebuah perusahaan itu adalah sedikit contoh dari konten-konten yang ada dalam Deep Web.

Deep Web diperkirakan merupakan 96% hingga 99% dari penghuni dunia internet. Dengan demikian, sesungguhnya yang dapat disentuh oleh mesin pencari (termasuk mbah Google) hanya bagian kecil saja. Bagian ini disebut sebagai Clear Web.

Hasil penelitian The Into The Web of Profit menjelaskan bahwa terdapat 12 katagori jasa yang disediakan oleh Dark Web yang terkait dengan kejahatan, di antaranya adalah: penyerangan (termasuk malware), akses secara tidak sah, spionase, refunds, pencurian data pelanggan, pencurian data operasional, pencurian data keuangan dan pembobolan hak cipta serta rahasia dagang.

Hasil penelitian tersebut juga merumuskan adanya 3 (tiga) jenis risiko yang ditimbulkan dari jasa-jasa tersebut, yaitu:
– Menghancurkan nilai perusahaan termasuk menghancurkan nama baik perusahaan, merusak reputasi, atau menghilangkan modal utama perusahaan dalam bersaing.
– Merusak /mengganggu (disrupsi) aktivitas perusahaan, termasuk penyerangan DDoS atau malware lainnya.
– Menipu perusahaan termasuk pencurian IP atau spionase sehingga perusahaan kehilangan daya saing atau kehilangan uang secara langsung.

So, hati-hati, guys…

No Comments

Leave a Reply

Scroll Up