Search and Hit Enter

Selamat Jalan, Pak Harry H. Diah (1935 – 2020)

Tidak banyak yang bisa saya tulis tentang Pak Harry Harmain Diah selain sebagai pemilik dari perusahaan broker asuransi terkemuka di Indonesia PT. IBS (Insurance Broking Service), tempat saya berkarya 1983-1992 silam.

IBS berkantor di bilangan Thamrin Wisma Kosgoro lantai 6, tempat Pak Harry kerap saya jumpai hadir untuk rapat bersama Brian Dallamore, Technical Adviser, yang kelak dikenal lama berkarya di IBS.

Di tahun 2002 beliau hadir di Seminar Broker Internasional di Singapore. Dalam perbincangan di sela-sela seminar saya menemukan pribadi Pak Harry yang hangat dan akrab tanpa jarak dengan kami generasi muda . Sementara beliau dikenal sebagai satu dari sedikit tokoh asuransi yang berhasil memiliki dan membesarkan beberapa perusahaan asuransi.

Di tahun 2012 kami berjumpa lagi bersama Arman Juffry untuk meminta dukungan beliau perihal gagasan kami mendirikan KUPASI bersama 10 teman lainnya.

Terkait dunia tulis-menulis beliau mengungkapkan kebiasaannya bersurat kepada pejabat-pejabat tinggi negara tentang banyak hal terkait perasuransian. Dari soal pajak, kepesertaan asuransi, permodalan, tarif, premi keluar dan banyak hal lain.

Surat-surat tersebut diperlihatkannya dan tersimpan rapi oleh sekretaris. KUPASIan par excellence sebelum kelahirannya….

Beliau memberikan donasi tidak sedikit untuk acara deklarasi KUPASI dan peluncuran buku perdana yang berlangsung 10 Januari 2013 di Auditorium LIPI Gatot Subroto Jakarta.

Dalam sambutan pengantar selaku wakil 12 Pendiri, tidak lupa saya sampaikan pesan pak Harry yang tidak bisa hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutan saya nukilkan pengakuan Pak Harry ketika saya tanya rahasia beliau nampak sangat energik dan segar di usia senjanya.

Beliau mengatakan tidak pernah pegang handphone. Satu jawaban sederhana dan hampir tidak bisa diterima akal sehat di jaman now dengan konektivitas digital yang demikian masif.

Boleh jadi Pak Harry benar ketika keterhubungan kita hari-hari ini terdisrupsi sangat dalam dengan pandemi corona yang tengah melanda dunia.

Barangkali kita harus kembali ke diri masing-masing untuk menguji ketahanan diri dengan mengandalkan keterhubungan hanya pada Sang Khalik sebagai satu-satunya pemilik jagad raya.

Selamat jalan, Pak Harry. Amal jariah bapak bagi sesama menjadi penghias surga bapak di pangkuan Allah Yang Maha Kuasa. Pada waktunya kami menyusul.

Bintaro 7 Mei 2020

Saat ini Komisaris di PT Sompo Insurance, dan pernah menjadi Komisaris Indpenden Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 serta Komisaris pada L& G Risk Services. Selain itu tercatat sebagai Senior Partner pada PT. KIS Aktuaria sejak 2008. Pernah berkarir di PT Asuransi Royal Indrapura, IBS Insurance Broking Service afiliasi dari Citibank, New Zealand Insurance, PT. Beringin Sejahtera Makmur, Direktur Utama PT. Estika Jasa Tama (1996-1998), Direktur Asuransi Jasindo (2001), dan Direktur Pemasaran PT. Pertani ( Persero ) (2003 -2007).

No Comments

Leave a Reply

Scroll Up